Alur Penerbitan

Tahap I: Review Naskah

  1. Penyerahan Naskah. Calon penulis menyerahkan draft naskah bukunya ke redaksi Literacy Institute dalam bentuk softcopy, kemudian Literacy Institute akan memberikan tanda terima sebagai bukti penerimaan naskah. 
  2. Review. Naskah yang diterima selanjutnya akan direview untuk menentukan apakah naskah tersebut layak untuk diterbitkan atau tidak. Pemeriksaan meliputi pemenuhan syarat utama ketika menyerahkan naskah, yaitu kelengkapan naskah, teknis penulisan, dan sistematika naskah. 
  3. Keputusan. Setelah proses review selesai, maka Literacy Institute akan memutuskan apakah naskah tersebut dapat diterima untuk kemudian langsung diterbitkan, diterbitkan dengan revisi, atau ditolak. Keputusan diambil berdasarkan pertimbangan prospek pemasaran naskah.

Tahap II: Pemrosesan Naskah

  1. Proses Penyuntingan. Setelah naskah dinyatakan layak terbit, maka proses selanjutnya adalah penyuntingan/editing, yaitu mengoreksi suatu naskah berdasarkan aspek kebahasaan dan sistematika. Jika dalam proses penyuntingan, editor menemui hal-hal yang kurang jelas, maka editor akan membuat catatan yang berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai naskah tersebut. Catatan tersebut kemudian dikirimkan kepada penulis untuk dikonfirmasi dan diperbaiki. Dalam proses editing, tidak ada software khusus yang digunakan, melainkan dilakukan secara manual. Untuk membantu proses editing, editorial Literacy Institute menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi terbaru, yaitu edisi kelima yang disusun oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 
  2. Proses Layout dan Desain Cover. Tahap layout adalah tahap dimana naskah ditata, diperindah secara visual dalam bentuk asli buku, meliputi ukuran naskah, jenis huruf, penomoran, tata letak subjudul. Setelah proses layout selesai, maka selanjutnya dilakukan desain cover. Dalam hal ini, desainer akan mengonsep sampul yang sesuai dengan isi buku. Namun, jika penulis memiliki gambar yang ingin digunakan, maka dapat diserahkan kepada kami untuk diolah. Software yang digunakan ialah Adobe Photoshop, CorelDraw, dan software pendukung desain lainnya. 
  3. Proses Proofreading. Naskah yang sudah selesai di-layout kemudian dikirimkan kembali ke penulis untuk dimintakan persetujuan. Jika terdapat beberapa hal masukan dari penulis, maka editor akan melakukan perbaikan. Tetapi jika penulis MENYETUJUI (ACC) desain naskah, maka akan dilanjutkan pada proses berikutnya, yaitu pengajuan ISBN dan Cetak. KOMPLAIN DESAIN NASKAH setelah cetak, di luar tanggung jawab penerbit. 
  4. Proses ISBN dan Barcode. Semua buku yang diterbitkan oleh Literacy Institute memiliki nomor seri International Standard Book Number (ISBN). Nomor ISBN dikeluarkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Setelah buku diberi nomor ISBN, selanjutnya dilakukan desain Barcode yang akan diletakkan pada cover belakang. Umumnya proses ini membutuhkan waktu kurang lebih 7 hari. 
  5. Proses Cetak. Jika naskah dan cover telah bebas koreksi, memiliki ISBN dan Barcode, maka selanjutnya dilakukan proses cetak.