by

Politik Transaksional

Sinopsis

Pemilu merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara LUBER dan JURDIL dalam rangka memilih pemimpin (eksekutif) dan wakil rakyat (legislatif). Dalam pesta demokrasi ini, sejatinya Pemilu sebagai panggung (arena) dimana pemilih tampil berpartisipasi dalam memberikan dukungan (suara) berdasarkan hati nurani, namun faktanya dalam Pemilihan Umum Anggota Legislatif tahun 2014 di Kota Makassar menunjukkan adanya indikasi politik transaksional, baik berupa praktik bagi-bagi Sembako, maupun dalam bentuk pembelian suara (vote buying).

Sekelimut problematika politik transaksional dikupas tuntas dalam buku ini yang disubstansikan dari hasil penelitian disertasi doktor. Secara akademik, penulis mengkaji politik transaksional dalam empat domain analisis, yakni: (1) analisis relasi kuasa; (2) analisis pola kontestasi calon anggota legislatif mewacanakan politik transaksional; (3) analisis strategi wacana pemenangan calon anggota legislatif, dan (4) analisis strategi ideal pemenangan dalam meminimalisir pengaruh politik transaksional pada pemilihan calon anggota legislatif.

Tentang Penulis

Dr. H. Abdullah Rachim, M.Si, lahir di Bantaeng 09 Oktober 1961 dari pasangan H. Abd. Rachim (Alm) dengan Hj. Marma. Penulis menyelesaikan pendidikan sarjana di IKIP Ujung Pandang (tahun 1986), selanjutnya pendidikan magister diselesaikan di PPs Universitas Hasanuddin dalam bidang ilmu komunikasi (tahun 2003), kemudian pendidikan doktoral diselesaikan di PPs Universitas Negeri Makassar Program Studi Sosiologi (tahun 2017). Direktur Utama CV. Abdullah Buildnation ini meniti karir dalam bidang pendidikan diantaranya: Pembantu Dekan III FKIP Universitas Satria (Unsat) Makassar (1987-1989), Ketua Yayasan Pendidikan Alfatihah Makassar Indonesia (1987-1997), Dosen Luar Biasa Program Pascasarjana Unsat Makassar (2007-2015), Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu Unsat Makassar (2012-2015), Asdir I PPs Unsat Makassar (2015), dan sebagai Guru PNS pada SMA Negeri dan SMA Swasta sejak tahun 1988 sampai sekarang.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed